AMBRUKNYA DRAINASE DIDUGA KARENA FAKTOR ALAM, KEJADIAN DILUAR DUGAAN

oleh -179 views

PALANGKA RAYA.(JURNAL88)

Proyek pembangunan Saluran Primer di kawasan pasar Kahayan Palangkaraya, yang di bangun pada tanggal 24 Maret 2020 dari dana APBN adalah drainase utama pengendalian banjir, menimbulkan polemik karena pada hari sabtu 6/2/2021 dinding drainase primer ambruk sepanjang kurang lebih 40 meter, yang diduga tingginya intentitas hujan dari sore hingga subuh.

Maka atas kejadian ambruknya bangunan dinding saluran Primer tersebut menuai polemik hingga anggota DPRD Kota Palangkaraya turut berkomentar dengan menyebutkan tidak ada alasan gara gara intensitas hujan yang tinggi.

Hal ini seharusnya tidak perlu menjadi perdebatan di media, akan tetapi bagaimana bisa memberi solosi yang terbaik, karena ambruknya dinding saluran Primer tersebut kejadiannya tidak terduga dan hal ini juga faktor alam berupa hujan yang turun tanpa henti dengan lebatnya.

Selanjutnya juga bahwa air hujan yang turun dengan lebat juga menimbulkan banjir karena saluran drainase di kawasan pasar kahayan banyak yang tidak berfungsi secara maksimal karena kurangnya pemeliharaan dari dinas terkait kota Palangkaraya.

Sehingga air langsung mengalir pada pintu pintu utama langsung mengalir tidak terarah. Otomatis tak dapat menampung air dengan debit yang cukup besar. dan mengakibatkan tekanan air tinggi tidak mampu menahan air tersebut hingga menggenang dan terjadilah erosi pada dinding drainase.

“Kami selaku Media kontrol jurnal88 meminta kepada anggota DPRD tidak berlebihan berkomentar terkait dengan Ambruknya saluran Drainase Primer tersebut karena sudah ada yang mengetahui secara teknis membidangi dan jika ada pelanggaran terkait ambruknya dinding bangunan saluran Primer tentu juga sudah ada yang menanganinya dari pihak hukum, jadi apapun alasan atas peristiwa tersebut tidak ada pihak yang disalahkan karena kejadian peristiwa ambruknya dinding Drainase semuanya di luar dugaan

Yang perlu menjadi perhatian anggota DPRD selaku wakil rakyat diminta turut serta memantau kegiatan proyek dari awal pembangunan hingga selesai dimanapun berada agar hasil kegiatan proyek dapat memiliki kualitas yang baik, jangan ketika bermasalah atas kejadian ambruknya drainase Primer, baru berkomentar, ujar babuhan jurnal88.

(AR88/Mulyadi Basuni(Oncong)/M.Noor(Bombom/Agus Priyatno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.