BERKAH RAMADHAN KADIN KALTENG BEDAH PASAR MURAH UNTUK WARGA KOTA PALANGKA RAYA

oleh -142 views

Kalteng Jurnal88.co.id -Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Kalimantan Tengah dan Kadin Kota Madya Palangka Raya beserta unsur pengurus “Laksanakan bedah pasar murah untuk masyarakat, kegiatan bertempat di jalan G.Obos X RT 05 RW XII dan Acara berlangsung pada hari sabtu sampai minggu tgl 8-9 mei 2021.

Hadiri dalam acara tersebut Camat Jekan Raya dan Lurah Menteng sekaligus sebagai pembuka kegiatan tersebut serta disaksikan oleh pengurus kadin dan para tamu undangan yang hadir serta tokoh masayarakat setempat.

Maksud dan tujuan kegiatan yang dilaksankan oleh pengurus Kadin adalah ikut serta berbagi kebutuhan bahan pokok makanan bagi masyarakat yang membutuhkan, Kadin membeli produk2 UMKM di Kota Palangka Raya dan di bagikan ke masyarakat dengan harga murah yang dibiayai oleh KADIN kota dan propinsi, jadi bisa membantu UMKM dan masyarakat sekitarnya. Sedangkan uang hasil penjualan bisa untuk belanja barang dan di bagikan ke masyarakat lagi ditambahi dengan subsidi.”Ungkap Parchan

Tanggapan masyarakat sangat antusias dan sangat terbantu dengan acara tersebut, terbukti dari ikut sertanya masyarakat menyiapkan tempat, ikut membeli dengan harga murah dan bahkan meminta ditambah waktu yang rencananya cuma 1 hari menjadi 2 hari.

Parchan Slamet S. Ag ketua Kadin Kota Palangkaraya, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai kegiatan yang berlangsung “Bahwa Kadin Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah beserta Bulog, good day, Le Minerale, elpiji dan beberapa pengusaha ikut serta dalam operasi pasar yang digagas dan di prakarsai oleh Kerukunan Warga HAKA-BHAYANGKARA. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka berbagi dengan masyarakat dimana saat ini keadaan ekonomi yang lagi sulit dan mengambil berkahnya dibulan suci ramadhan yang benuh berkah ini.

Adapun barang barang yang dijual belikan pada kegiatan acara bedah pasar tersebut seperti pembagian keperluan sehari hari terutama bahan sembako dan barang lainnya, pada kegiatan ini harga barang tidak gratis seratus persen, akan tetapi masyarakat tetap membayar barang, dengan harga barang tersebut disubsidi, hingga ada yang sampai lebih dari 50 persen.”Tandasnya.

( Red Jurnal88 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *