BPS MURUNG RAYA BERTEKAD MEWUJUDKAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS KORUPSI

oleh -226 views

Puruk Cahu, (jurnal88) – Fokus pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM ini untuk menguatkan rule of law, citizen participation, serta good governance sebagai the essential four tegaknya demokrasi Indonesia. Bila pilar-pilar hukum semakin kokoh dan profesional, maka pilar lainnya juga semakin kokoh menopang pembangunan kesejahteraan.

Sasarannya reformasi birokrasi yaitu mewujudkan birokrasi yang semakin bersih, akuntabel, berkinerja tinggi, efektif, efisien, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Untuk mempercepat pencapaian hasil, maka instansi pemerintah wajib untuk membangun Zona Integritas sebagai miniatur pelaksanaan reformasi birokrasi di unit kerja/satuan kerja. Unit kerja yang berhasil membangun Zona Integritas menjadi role model bagi unit kerja lainnya dan mendapatkan predikat menuju Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Ditengah pandemi covid 19 tidak menyurutkan tekad Badan Pusat Statistik (BPS) Murung Raya (Mura) mengikuti acara mencanangkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) BPS Kalimantan Tengah (Kalteng) dan seluruh BPS se Provinsi Kalteng secara virtual, Rabu (10/6/2020), di Aula BPS Murung Raya.

Wakil Bupati Mura Rejikinor yang hadir didampingi Kadis Kominfo SP Bimo Santoso menyaksikan pencanangan yang dilaksanakan oleh wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail bin Yahya secara virtual mengharapkan agar pelayanan publik di BPS Mura semakin meningkat.

“BPS harus dapat memberikan layanan yang sebaik baiknya apalagi mengingat sekarang adalah jaman Now, generasi milenial akan menjadi kelompok yang paling banyak dilayani kedepannya. Oleh karena itu penerapan layanan sistem informasi harus dilaksanakan, jika tidak, kita bisa tertinggal” Ungkap Rejikinor Wabup Mura.

Kepala BPS Murung Raya Mulya Setiawan juga menegaskan Pencanangan ini merupakan momentum bagi segenap insan BPS Kabupaten Murung Raya untuk meningkatkan motivasi, menciptakan kerja yang kondusif, anti korupsi, akuntabel, berintegritas tinggi, efektif, efisien dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas. (erikson)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *