DINAS TERKAIT DIDUGA KECOLONGAN, TRUCK TRONTON BERMUATAN KAYU GELONDONGAN/LOG MELEWATI JALAN PERMUKIMAN WARGA.

oleh -156 views

   
PALANGKA RAYA.(JURNAL88)

Baru pertama kali ibukota Palangkaraya, di lewati yang diduga dua unit Truck Tronton bermuatan kayu gelondongan/Log dengan kapasitas melebihi dari beban jalan tersebut.

Cukup luar biasa oknum Pengusaha berani melewati jalan kota hingga memasuki kawasan perumahan permukiman warga kota Palangkaraya, hari Sabtu 6/2/2021 dan melakukan bongkar muat di jalan bengaris/Tanjung Pinang Kota Palangkaraya untuk memindahkan ke Dam truck setelah di potong menjadi dua, dan setelah itu Kayu Gelondongan yang di duga kayu meranti tersebut di bongkar pada salah satu Bansaw milik pengusaha berinisial S

Yang menjadi pertanyaan Publik dan mengapa Kayu Gelondongan/Log bisa memasuki kota Palangka Raya, hingga melakukan bongkar muat pada jalan permukiman Warga setempat, dan dugaan ini apakah sudah ada ijin dari dinas terkait melewati ibukota Palangkaraya,

Hal ini Patut menjadi perhatian Gubernur Kalteng dan Walikota Palangkaraya, karena jalan yang di lewati tersebut adalah milik Aset Daerah bukan milik perusahaan pribadi, walaupun menurut warga bahwa legalitas asal usul Kayu tersebut memiliki ijin dari dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, namun ijin untuk melewati jalan tersebut, harus diketahui oleh Walikota dan Gubernur Kalteng.

” Dan kuat dugaan adanya oknum yang memberi ijin untuk melewati jalan APBN, APBD tersebut, jika hal ini terus di biarkan maka jalan ibukota Palangkaraya yang hanya mampu di lewati 8 Ton dan di lewati melebihi Kapasitas Muatan, tidak menutup kemukinan jalan kota terancam rusak.

Menurut seorang ibu rumah tangga ” Aprita ” (40) tahun warga asli kota Palangkaraya mengatakan kepada awak media jurnal88 bahwa truck jenis Tronton yang bermuatan kayu kelondongan/Log sudah sering di lewati akan tetapi hingga saat ini masih belum ada tindakan tegas dari Pemko Palangkaraya maupun Pemprov Kalteng, akibatnya truck tronton bermuatan kayu gelondongan semena mena melakukan aktivitasnya secara bebas melakukan bongkar muat. Cetusnya

” Selanjutnya ” Dia ” Mengatakan ini sama saja adanya Pembiaran dikarena oknum pengusaha kayu merasa diduga ada oknum oknum yang memberi ijin untuk memasuki jalan kota Palangkaraya, dan meminta kepada Pemerintah maupun DPRD Kalteng mengevaluasi terkait Regulasi jalan untuk membuat Perwali, Pergub agar Jalan di kota Cantik Palangkaraya, yang menjadi Ibukota Provinsi Kalteng tersebut akan lebih baik dan jika hal ini adanya Regulasi tentang jalan, tentu akan menjadi Pemasukan daerah, hal ini agar bagi pengguna jalan yang melebihi kapasitas angkutan melanggar maka bisa ditindak sesuai dengan hukum aturan. Pungkasnya.

(AR88/Mulyadi Basuni Oncong/M.Noor Bom bom/Agus.P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *