H. SUGIANTO SABRAN DAMPINGI MENTERI PERTANIAN RAPAT BAHAS PENGEMBANGAN FOOD ESTATE DI KALTENG

oleh -154 views

PALANGKA RAYA, (jurnal88)

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo dalam Rapat Terbatas mengenai Program Pengembangan Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng), yang bertempat di Istana Isen Mulang, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur, Palangka Raya, Rabu malam (10/06/2020).

Tiba sekitar pukul 19.50 WIB dengan pesawat khusus Hawker 4000 N349AJ, Mentan RI Syahrul Yasin Limpo dan rombongan disambut oleh Gubernur Sugianto Sabran beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng. Tampak dalam rombongan Menteri Pertanian, diantaranya Direktur Jenderal Perkebunan Kasdi subagyono, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Sarwo Edhy, dan Kepala Badan Karantina Ali Jamil, serta Staf Khusus Menteri Pertanian Imam Mujahidin Fahmid.

Selepas beristirahat sebentar di VIP Room Isen Mulang Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya, Menteri Syahrul Yasin Limpo bersama Gubernur Sugianto dan rombongan selanjutnya menuju Rumah Jabatan Gubernur Kalteng untuk santap malam bersama, yang setelahnya kemudian langsung dilanjutkan dengan menggelar rapat terbatas. Pada rapat terbatas yang dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan COVID-19 tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan sejumlah arahan terkait program lumbung pangan baru (food estate) yang akan dikembangkan di Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan guna menjamin kebutuhan nasional.

Mentan Syahrul Yasin Limpo pun mengungkapkan, ditunjuknya Kalimantan Tengah untuk program Food Estate tersebut merupakan kepercayaan yang diberikan oleh Presiden RI Joko Widodo. “Apa yang diminta Presiden kemari adalah sebuah penghargaan yang luar biasa untuk Kalimantan Tengah. Karena semua mata akan tertuju ke sini, mulai dari Bapak Presiden menginstruksikan kepada saya untuk mempersiapkan Provinsi Kalimantan Tengah. Bahkan ini tantangan yang sangat bagus bagi kita, Pak Gubernur,” ungkap Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Dalam arahannya, Mentan RI Yasin Limpo menerangkan program Food Estate beserta berbagai hal yang harus diperhatikan dan kendala-kendala yang mungkin dihadapi. “Dari ratusan ribu hektar yang ada, kita bukan cuma mengembangkan pertanian, tapi food estate. Food estate itu, saya akan turunkan hortikultura di sini, saya akan turunkan pepaya di sini, saya turunkan sayur di sini, saya turunkan peternakan di sini, dan lain-lain. Kira-kira itu bayangannya. Jadi, bicara Food Estate bukan cuma padi dan jagung,” beber Yasin Limpo.

“Kita akan buat konsep pengembangan (pertanian) berbasis klaster. Setiap wilayah kita akan petakan, kita klasterkan, ada klaster peternaknya, ada klaster apanya, dan lain sebagainya. Di lahan 164 ribu hektar itu (akan) ada diversifikasi atau integrasi pangan. Kemudian ini menjadi lumbung pangan untuk Provinsi Kalimantan Tengah, dan kita memang mempersiapkan untuk menghasilkan, siap untuk Kalimantan Tengah, bahkan Kalimantan Tengah adalah penyuplai (provinsi) yang lain,” tambah Mentan.

Oleh karena itu, Menteri Pertanian RI pu mengajak seluruh jajaran di Provinsi Kalimantan Tengah untuk bekerja keras dan bersatu padu mewujudkan Program Food Estate tersebut agar berhasil. “Harus dipahami, kalau mau tanam hanya untuk kepentingan beras saja, banyak sekali wilayah lain. Pertanian yang ingin dibuat ini kali tidak pernah ada di Indonesia. Jadi tolong Pak Gubernur, Pangdam, DPRD, kita bersama-sama, Pak Danrem, Pak Kapolda, Kabinda, dan Kejaksaan Tinggi kita bersama-sama,” kata Menteri Yasin Limpo.

Menanggapi arahan Mentan RI, Gubernur Sugianto Sabran dengan tegas menyatakan kesiapan Kalteng atas kepercayaan Pemerintah Pusat untuk diproyeksikan menjadi lumbung pangan nasional. Gubernur pun mengajak Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, instansi terkait, dan seluruh stakeholders untuk mendukung program Food Estate tersebut. Gubernur Sugianto pada kesempatan itu juga menuturkan beberapa daerah lainn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *