Jalan Penghubung Muara Teweh – Puruk Cahu Km 11 retak Berat.

oleh -81 views

Muara tewe Jurnal88.co.id -Ruas Jalan Negara Muara Teweh – Puruk Cahu, tepatnya di kilometer 11 di wilayah Desa Ipu sebelum simpang Lahei Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, terancam putus akibat retak berat disebabkan tingginya curah hujan di daerah setempat.

“Akibatnya jalan yang menjadi akses utama warga di dua Kabupaten yaitu Barito Utara dan Murung Raya mengalami macet, karena kendaraan harus bergantian menggunakan satu lajur,” kata Arief salah seorang warga setempat, Rabu.

Dari video amatir yang tersebar di media sosial , jalan mengalami retak berat tersebut di Km 11, dekat dengan persimpangan menuju Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara.

Terjadinya retak badan jalan ini diduga akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi, membuat bagian badan jalan tersebut mengalami pergeseran sehingga terjadinya retakan di badan jalan.

Warga pun diminta waspada dan berhati-hati ketika melintas di jalan ini, sebelum adanya penangan darurat oleh pihak terkait.

“Memang retaknya lumayan berat sehingga kendaraan diarahkan di satu lajur saja. Yang perlu menjadi perhatian ini ketika arus lalu lintas pada malam hari, sehingga memang ada petunjuk rambu waspada untuk segera dipasang,” kata dia.

Sejumlah warga memasang tanda di retakan Jalan Negara Km 11 wilayah Desa Ipu Kecamata Lahei yang retak sebelum ditangani dinas terkait, pada Selasa (23/3/2021) malam.

Dihubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara Muhammad Iman Topik mengatakan kerusakan jalan di Km 11 wilayah Desa Ipu atas sudah dilaporkan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Kalteng.

“Alhamdulillah patahan dan lubang jalan di Km 11 Ipu Atas, telah ditangani pengecoran untuk menutup lubang dalam penanganan darurat sambil menunggu penanganan dengan konstruksi permanen oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Kalteng,” kata Topik.

Menurut dia, bahwa Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Kalteng sudah bertindak tanggap dan cepat mengatasi patahan dan retak pada ruas jalan negara Km 11 Muara Teweh-Puruk Cahu akibat curah hujan yang tinggi di wilayah setempat.

Penanganan tersebut, kata Topik, lagi dilakukan sebagai upaya penanganan kedaruratan agar jalan tersebut dapat dilalui kendaraan yang melintas dengan menggunakan sistem cor beton pa Buda lubang dan patahan jalan sebelum diadakan penanganan dengan menggunakan konstruksi permanen.

Berdasarkan hasil pantauan dan koordinasi di lapangan yang dilakukan langsung oleh PUPR Kabupaten Barito Utara bahwa metode yang digunakan dapat membantu mengatasi kedaruratan hingga penanganan dengn menggunakan konstruksi permanen.

Kepala Dinas PUPR Barito Utara Muhammad Iman Topik dan Kabid Bina Marga Dedi berada di lokasi penanganan daruarat ruas Jalan Negara Muara Teweh – Puruk Cahu yang retak di Km 11 sebelum simpang Lahei Kecamatan Lahei, yang telah dilakukan penanganan darurat oleh Balai Balai Bina Marga, Kalimantan Tengah, Rabu (24/3/2021).

Kadis PUPR M Iman Topik juga mengimbau kepada warga masyarakat pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat melintas pada titik kerusakan jalan tersebut agar tidak terjadi sesuatu yang tidak dikehendaki.

“Kami terus melakukan koordinasi dan berharap rekan-rekan dari satker dapat segera melakukan penangganan,” ujar Topik.

( red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *