KACAU LAGI ADA SATU PAKET SDA TA.2020 DI PULPIS TANPA PLANG DAN ASAL ASALAN

oleh -822 views

PULANG PISAU.(jurnal88.co.id)

Wooew luar biasa tanpa pengawasan dari dinas terkait pihak kontraktor bekerja di lapangan di duga tidak sesuai dengan Spek malah juga tidak memiliki plang proyek bak laksana tak bertuan, padahal proyek tersebut baru selesai di kerjakan.

Jika tanpa ada pengawasan tentu kontraktor bekerja asal asalan, hingga tidak memikirkan kualitas sama sekali, ini sangat di sayangkan bagi semua pihak, dan bagaimana bisa hal semacam ini bisa di terima dinas terkait hasil pekerjaan, dan apakah pantas jika dinas terkait yang menangani paket proyek menerima hasil pekerjaan, jika menerima tentu ini di duga kuat adanya kongkalingkong antara dinas terkait dengan pihak kontraktor.dan juga di duga kuat proyek tanpa plang sarat dengan KKN.

Menurut Supono (35) tahun yang sehari harinya bekerja sebagai buruh, warga Kecamatan Maliku ketika dikonfirmasi awak media jurnal88.co.id Selasa 6/7/2020, beliau mengatakan bahwa paket tersebut adalah milik salah satu dinas yang menangani pengairan dan apakah dana tersebut dari APBD atau APBN, maklum katanya orang deso ora ngerti kata supono/man dengan logat jawanya.

Selanjutnya Tim awak media jurnal88.co.id melakukan penelusuran ke saluran Sekunder dengan panjang Kiri 2.100 M dan Kanan 2.100 M, total 4.100, Namun hasilnya bahwa Rumput yang ada di dasar sekunder tidak di bersihkan dan tidak di angkat ke atas sisi kiri atau kanan berem sekunder tersebut, sehingga terkesan seperti di kerjakan asal asalan, hal ini sama halnya dengan pemborosan anggaran yang terbuang sia sia dan tidak memiliki azas mamfaat bagi masyarakat khususnya petani.

Kami dari media kontrol meminta kepada dinas terkait yang menangani pengairan baik saluran sekunder,maupun saluran primer untuk selalu memberi arahan kepada pihak rekanan/kontraktor agar setiap pemenang leleng di wajibkan memasang papan nama/plang proyek, agar masyarakat mengetahui sumber dana dan masa kontrak pekerjaan, jika hal ini tidak adanya tindakan tegas dari dinas terkait, maka suatu saat bisa akan terancam pidana yang merugikan keuangan daerah atau keuangan negara.(AR-88)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *