MANTAN KETUA KOPERASI CPL DI LAPORKAN ANGGOTANYA

oleh -57 views

Palangka raya, Jurnal88.co.id -Berawal dari saling klaim jabatan Ketua Koperasi Citra Pribumi Lestari (CPL) antara Rompong dan Malindo. Yang dimana Rompong telah melaporkan Malindo ke Polres Kapuas atas dugaan pemalsuan surat terkait klaim sebagai ketua koperasi. Akhirnya Malindo pun balik melaporkan Rompong atas dugaan penggelapan dana Koperasi CPL sebesar Rp463.183.200.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang permasalahan tersebut Awak media JURNAL88.co.id mendatangi Kantor Malindo di jalan G Obos XVI kelurahan menteng, kecamatan jekan raya, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Selasa, 08/12/2021.

Meliando melalui kuasa hukum nya Helsianto dan Aprianto Debon mengatakan bahwa pelaporan yang dilakukan oleh Melindo terhadap Rempong itu atas kuasa dari semua pengurus koperasi Citra Pribumi lestari (CPL), yang berada di Desa Jakatan Pari, kecamatan Kapuas Hulu, kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah. 

“Disini pak Melindo melaporkan ketua terdahulu yaitu Rcimpo Pitti Ue Tally alias Rompong atas dugaan penggelapan uang koperasi”, ucap Helsianto kuasa hukum dari Melindo. 

Saat ditanyakan awak media bahwa dalam persidangan permohonan praperadilan di pengadilan negeri palangka raya tersebut ada argumen tersangka yang mengatakan bahwa ada upaya pergeseran yang tidak sah. 

“Kalo terkait sah tidak sah itu bukan ranahnya lagi, karena pak Melindo melapor bukan berdasarkan jabatan ketua”, ucap Helsianto. 

” Tetapi dari rapat luar biasa pengurus koperasi pak Melindo ini terpilih sebagai ketua koperasi secara aklamasi”, jelasnya lagi. 

Saat ditanya awak media alasan warga memberikan kuasa kepada Melindo untuk melaporkan Rompong, Helsianto mengatakan, “hal ini karena ketidak senangan Anggota-angota koperasi atas tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Rompong selama ini, seperti menggunakan dana-dana di Koperasi untuk kepentingan sendiri”,jelas Helsianto. 

Melalui kuasa hukumnya pak Melindo berharap “kasus ini dapat selesai dengan baik, benar atau tidaknya biar pengadilan yang memutuskan dan juga dengan adanya, pelaporan ini Rompong bisa bertanggung jawab dengan apa yang dilakukannya,”pungkas Helsianto mengakhiri wawancara. 

Untuk diketahui saat ini permohonan Praperadilan Rcimpo Pitti Ue Tally alias Rompong ditolak oleh Erhamuddin selaku Hakim Tunggal Praperadilan dalam sidang Praperadilan pada Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (08/12), Atas putusan tersebut, Rompong tetap berstatus tersangka dan tetap menjalani penahanan.
( Wan Jurnal88 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.