OKNUM PENGAWAS PROYEK DINAS PUPR KOTA PALANGKA RAYA LARANG WARTAWAN AMBIL VIKSUAL FOTO, ADA APA DIBALIK PROYEK…..?

oleh -460 views

PALANGKA RAYA.(jurnal88)

Luar biasa….. Oknum pengawas proyek menghalang halangi berberapa oknum wartawan untuk mengambil VIKSUAL gambar pelaksanaan pekerjaan yang di lakukan pihak kontraktor sebagai pemenang lelang, apa alasannya ini yang masih tanda tanya, ada apa sebenarnya di balik pekerjaan proyek tersebut.

Berdasarkan hasil pantauan wartawan awak media jurnal88 di lokasi proyek kegiatan pekerjaan Rehabilitasi Ruangan Kantor TA. 2020 dengan Pagu Rp. 631.000.000,- yang di kerjakan oleh CV. JO, Pusat Palangka Raya, Milik dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya.

Bahwa Tim wartawan awak media jurnal88 ketika mau memasuki ruangan yang di rehabilitasi oleh kontraktor, dan langsung bertemu dengan Oknum Pengawas, dan Tim wartawan terlebih dahulu minta ijin untuk mengambil viksual Photo sebagai bahan pemberitaan, akan tetapi oknum pengawas dari kontraktor tersebut melarang mengambil Viksual photo, dengan alasan harus ada ijin resmi dari Dinas PUPR Kota Palangka Raya, kook aneh aturannya.

Dan hal ini jelas sudah melanggar Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 Bab VII Ketentuan Pidana Secara Hukum, setiap yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat/menghalangi pelaksanaan tugas Pers ketentuan pasal 4 ayat (1,2,3 dan 4) Pidana penjara dia (2) tahun atau denda paling banyak Rp. 500 juta.

Hal semacam ini di nilai tidak pantas menjadi contoh, dimana letak media sebagai kontrol sosial, tugas media atau wartawan adalah untuk melihat sejauh mana Program Pemerintah yang di laksanakan dengan menggunakan uang rakyat tersebut, jika hal ini selalu tertutup dengan berberapa oknum wartawan maupun Lsm, maka patut di duga syarat dengan KKN, hal seperti ini bagaimana Publik tau tentang keberhasilan pemerintah terkait dengan program yang sudah di rencanakan tersebut. Jika selalu tertutup dengan Publik.(Gusti.F/Eneng/M.Noor/Bombom/AR-88)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *