Pengurus P3HI  Barito Timur Periode 2022 – 2027 Resmi Dilantik

oleh -24 views

Tamuang Layang – Wakil Bupati Kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, Habib Said Abdul Saleh menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) Kabupaten Bartim, periode 2022-2027.

Pada kesempatan itu, orang nomor dua di Bartim ini menyampaikan ucapan terimakasih karena sudah mengundang dirinya.

“Atas nama pemerintahan Bartim, saya ucapkan terimakasih telah mengundang saya. Semoga dengan adanya kantor sekretariat dan kepengurusan P3HI ini bisa membantu masyarakat,” kata Habib saat menghadiri pelantikan kepengurusan P3HI di sekretariat DPC P3HI pal 2 Tamiang Layang, Senin 16 Januari 2023.

Dokumentasi Wakil Bupati Kabupaten Barito Timur Beserta pengurus P3HI

Dirinya juga mengingatkan bahwa dengan adanya kepengurusan P3HI di Bartim maka masyarakat bisa minta bantu maupun sekedar kunsultasi masalah hukum.

“Selamat atas dikukuhkannya P3HI di Bartim.  Semoga dapat mengayomi masyarakat,” ucap Habib

Ketua Umum (Ketum) P3HI Aspihani Ideris usai mengukuhkan kepengurusan DPC  P3HI Bartim mengungkapkan bahwa DPC P3HI 60 persen sudah berdiri di kabupeten dan kota se Kalimantan.

“Kalau secara nasional P3HI sudah berdiri DPD atau Dewan Pimpinan Daerah di 26 provinsi di Indonesia,” kata Ketum.

Sebagai Ketum dirinya juga berharap dengan berdirinya DPC P3HI Bartim, Advokat disini bisa benar benar membantu masyarakat yang lemah. Jangan melihat finansial, namun kita harus bantu dulu, karena rezeki sudah diatur.

“Saya juga sangat berharap kepada Advokat, khususnya yang tergabung di P3HI agar jangan membela orang yang salah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPC P3HI Kabupaten Barito Timur, Drs. Theodore Y.P. Badowo S., S.H., usai dilantik mengatakan, sebenarnya dirinya sudah lama ingin di Barito Timur ada organisasi Advokat, namun baru hari ini kesampaian.

Menurutnya, tujuan P3HI di Tamiang Layang ini adalah untuk mencerdaskan masyarakat tentang masalah hukum dan daerah ini memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat melimpah, tetapi masyakaratnya terjajah.

“Hal itu dikarenakan kepentingan pengusaha dan kadang kadang berkolaborasi dengan penguasa,” tegas badowo.

Dengan kehadiran P3HI ini, pihaknya membuka diri untuk membantu masyarakat dalam hal menangani masalah mereka dalam mencari keadilan.

“Membantu masyarakat dalam mencari keadilan adalah tujuan utama kami,” pungkasnya. (Heny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.