Perlindungan Data Pribadi Pengguna Tokopedia

oleh -195 views

Jakarta, Jurnal88 – Terkait dengan perlindungan data pribadi pengguna e-commerce di Indonesia, Pemerintah dalam hal ini Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar rapat virtual dengan Tokopedia untuk mendiskusikan tentang perlindungan data e-commerce di Indonesia serta isu pelanggaran data pelanggan Tokopedia yang terjadi baru-baru ini, pada Senin, 4 Mei 2020 dari kantor masing-masing. Kemaren 04-06-20

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BSSN – Hinsa Siburian didampingi oleh Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan – Yoseph Puguh Eko Setiawan, Kepala Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional – Victor Prihatino Tobing, Direktur Proteksi Ekonomi Digital – Anton Setiyawan serta Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Ekonomi Digital – Hasto Prastowo.

Hasil rapat kemudian disampaikan oleh Menteri Kominfo, Johnny G. Plate dalam konferensi pers penjelasan pemerintah tentang perlindungan data pribadi pengguna Tokopedia.

Johnny G. Plate menyatakan pemerintah terus berupaya memastikan digital ekonomi Indonesia dapat terus berlangsung dengan baik.

Setiap pelanggaran data oleh siapapun akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan peraturan yang ada agar tidak mengganggu e-commerce Indonesia.

BSSN, Kominfo dan Tokopedia secara bersama sama akan melakukan update informasi, evaluasi, penyelidikan dan mitigasi teknis yang serius terkait dengan keamanan dan pelanggaran data keuangan dan akun pelanggan Tokopedia.

Johnny G. Plate juga menyarankan kepada masyarakat pengguna aplikasi layanan e-commerce untuk melakukan upaya pengamanan data dari sisi konsumen pemegang akun aplikasi layanan e-commerce seperti misalnya mengganti password secara berkala dan mengaktifkan OTP (one time password) lewat SMS.

Menutup pernyataannya, Johnny G. Plate menyatakan Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak panik menghadapi isu pelanggaran data.

Pemerintah berjanji akan menjaga agar digital ekonomi Indonesia dengan bekerja sama dengan seluruh penyelenggara platforme-commerce untuk meningkatkan kemampuan sistem keamanan dan perlindungan data pelanggan sehingga ekonomi digital Indonesia dapat terus berjalan dengan baik.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *