SEKELOMPOK IBU IBU SENAM SORE DI MASA PANDEMI COVID 19 YANG SEMAKIN MELONJAK KASUSNYA DI KOTA PALANGKARAYA

oleh -447 views

PALANGKARAYA.(jurnal88.co.id)

Sekelompok ibu ibu melakukan senam sore, Jumat 3/7/2020, Tepatnya di Taman Ruang Terbuka Hijau.(RTH), Jalan Tjilik Riwut, Kota Palangkaraya.
dangan sekelompok ibu ibu ini sudah jelas mengabaikan himbauan Pemerintah tentang Social Distancing yang di sebut pembatasan sosial untuk mengurangi tingkat penularan penyakit dan dapat menghentikan wabah, dan juga pembatasan fisik (Physical Distancing), secara informal jaga jarak untuk mencegah penyebaran penyakit menular dengan menjaga jarak fisik antara satu orang dan orang lain serta mengurangi jumlah orang yang melakukan kontak dekat satu sama orang lain.

Hal semacam ini sama saja tidak memberi contoh kepada warga masyarakat sehingga sulit di cegah wabah kasus covid19 di kota palangkaraya, jika warga masih kurang kesadarannya tentang kesehatan.

Menurut Mutmainah (34) tahun warga yang tinggal di jalan Badak yang kebetulan sedang melihat sekelompok ibu ibu sedang berkumpul melakukan senam olah raga Sore di taman tersebut sehingg acukup membuat perhatian masyarakat yang menonton, apalagi sebagian ibu ibu maupun yang melihat kegiatan senam masal ada yang masih abaikan himbauan pemerintah terkait dengan penggunaan Masker.ucapnya.

Selanjutnya ada salah satu warga yang namanya enggan di sebutkan mengatakan, seharusnya Pemerintah kota Palangkaraya bisa melakukan patroli keliling pada musim covid 19 ini khususnya di wilayah rawan tempat berkumpulnya massa, dan bukan hanya di Pasar pasar saja, melakukan sosialisasi, hal kecil aja seperti ini belum mampu mengatasinya, apalagi kabarnya Palangkaraya akan melaksanakan PSBB jilid ke.II, yang beredar benar atau tidak masih belum jelas.

Jangan kegagalan PSBB pertama yang pernah di laksanakan di kota Palangkaraya, karena PSBB terdahulu sipatnya hanya penjagaan pintu masuk kota saja dan penerapan jam malam, itupun di nilai masih kurang maksimal, malah membuat warga kurang memahami kesadaran tentang himbauan pemerintah, karena tindakan yang di lakukan masih bersipat hati nurani, masih ada toleransi, ucapnya mengakhiri pembicaraan kepada awak media jurnal88.co.id.(AR-88)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *