STAF LOBY PELAYANAN KANTOR DISPERKIM KOTA PALANGKARAYA BERBOHONG, BANYAK MENUTUPI DOSA

oleh -351 views

Palangkaraya./JURNAL88

Banyaknya Pelayanan Kantor SKPD di kota Palangkaraya, kurang baik melayani masyarakat pasalnya banyak berbohong ketika tamu yang mau ketemu kadis, atau bidang bidang lain, kebanyakan malah sangat mudah jika tamu yang datang tersebut dari kontraktor, tanpa melapor atau mengisi buku tamu, plong langsung masuk.

Namun jika masyarakat biasa yang mau menyampaikan keluhan terkait dengan infrastruktur malah di bilang tidak ada sedang keluar, dan hal ini sangat bertentangan dengan norma agama, padahal bidang bidang lain ada di ruangan masing masing, ini sama saja berbohong dan berbohong itu dosa yang di benci oleh tuhan, seharusnya Staf yang berada di ruang lobi tersebut lebih baik menanamkan kebaikan dan amal agar kesannya baik di mata masyarakat dan di mata tuhan.

Berdasarkan hasil pantauan awak media jurnal88.co.id di kantor diperkimtan kota palangkaraya, ternyata apa yang di keluhkan masyarakat itu benar kenyataannya, dan terbukti ketika oknum wartawan awak media mau ketemu salah satu bidang yaitu : Edy Al Fajar staf dan satpam yang berada di ruang lobi tersebut bahwa bapak sedang keluar dan sedang di kantin, setelah itu awak media balik menuju kantin, namun ternyata apa yang di ucapkan salah satu Staf berbaju hitam yang sering menggunakan hijab tersebut bohong.

Karena tiba tiba ketika awak media sedang duduk di kantin, tampak terlihat bapak Edy Al Fajar sedang membuka jendela, dan seterusnya awak media menghubungi melalui telpon/Wa, ternyata menurut Edy Al Fajar bahwa Stafnya tidak ada menghubunginya, dan saya ada di ruangan dari tadi ucap Edy Al Fajar.

Selanjutnya awak media mengurungkan niat untuk menemui bapak Edy Al Fajar, akan tetapi inilah yang terjadi selama ini pada disperkimtan kota palangkaraya, yang selalu di keluhkan masyarakat biasa, apakah ini memang ada arahan dari oknum oknum bidang lainnya, sehingga Satpam atau Staf yang bertugas di Ruang lobi tersebut berbohong.

Menurut Syaifulah (31) tahun yang kebetulan mau ketemu kadisperkimtan kota ketika berbincang bincang dengan awak media, dan beliau mengatakan, dalam bahasa banjar ” Ulun rancak banar kesini tapi Staf nang jaga salalu mangaramput padahal sidin ada haja di ruangannya, ujar sidin mamagat pamanderan.(TIM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *