Wow…Seorang Bupati dan Anggota Komisi 3 DPR-RI Janjikan Proyek Rp.97 Miliyard, “Mantap Dipolisikan

oleh -285 views

Palangkaraya.(Jurnal88)

Sumpah janji jabatan yang diamanahkan masyarakat untuk memimpin suatu daerah agar pembangunan dan kesejahteraan tetap berjalan sesuai amanah yang dititipkan, ternyata malah bukan menjadi panutan akan tetapi malah menjadi pertanyaan semua pihak.

Seperti yang baru baru ini viral di media sosial yaitu oknum Seorang bupati di Kalimantan Tengah berinisial BB dan istrinya AE yang sekarang menjabat sebagai anggota Komisi 3 DPR RI dipolisikan. Dan atas perbuatan Keduanya dilaporkan dengan dugaan penipuan.

Dari hasil yang dihimpun awak media jurnal88 dari berberapa sumber bahwa Pelapor adalah seorang pengusaha asal Kabupaten Kapuas dengan nama Charles Theodore, dengan perihal Laporan disampaikan ke Polda Kalimantan Tengah dengan nomor LP/B/137/VI/2021/SPKT, pada hari Selasa tanggal 29 Juni Tahun 2021

Dari Kuasa hukum Charles, Baron Binti saat dihubungi enggan berkomentar. “Silahkan dikonfirmasi ke Polda atau terlapor,” katanya, Senin (5/7/2021).

Menurut Informasi yang didapat, bahwa laporan berawal pada Agustus tahun 2020 dimana terlapor menjanjikan proyek senilai Rp.97 miliyard

Dari hal diatas bahwa, Charles diminta berkontribusi secara materi mendukung BB dalam pemilihan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2020.
Yang Awalnya BB meminta uang sebesar Rp.10 miliyard akan tetapi Charles hanya mampu menyiapkan dana senilai Rp.2,5 miliyard yang diserahkan kepada kakak kandung AE berinisial AB.

Dan, BB kemudian meminta agar pelapor menyiapkan sejumlah baju kaos kampanye sebanyak 700.000 lembar. Akan tetapi, Charles hanya mampu memesan 420.000 kaos dengan nilai pembelian Rp6,720 miliyard

Kemudian saat menanyakan proyek yang dijanjikan, Charles mengetahui jika proyek tersebut telah diserahkan kepada pihak lain.

Kepala Bidang Humas Polda Kalteng Kombes Kismanto Eko Saputro membenarkan soal laporan tersebut.

“Ya, baru saja dilaporkan dan lagi taraf pendalaman kasusnya apakah terpenuhi pasal-pasal pidananya. Tahap Klarifikasi,” katanya.(Tim Red/M.Noor/Bombom/Mulyadi/Oncong/AR88.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.